Manfaatkan cahaya alami sebanyak mungkin: jendela tanpa penghalang berat, tirai tipis, dan cermin untuk memantulkan cahaya ke seluruh ruangan. Posisi furnitur yang tidak menghalangi jendela membantu distribusi cahaya.
Gunakan tiga lapisan pencahayaan: ambient (lampu utama), task (lampu kerja), dan accent (lampu sorot). Pendekatan ini membuat setiap area memiliki fungsi yang jelas tanpa harus meningkatkan jumlah lampu yang mengganggu.
Lampu meja dan lampu lantai memberikan fokus hangat di area baca atau sudut santai. Pilih bohlam dengan suhu warna hangat untuk suasana lebih nyaman, dan pertimbangkan dimmer untuk menyesuaikan intensitas sesuai suasana.
Pencahayaan tersembunyi seperti LED strip di bawah rak atau kabinet memberi efek modern dan meningkatkan kesan lapang. Hindari lampu yang terlalu terang di satu titik agar tidak menciptakan kontras berlebihan.
Penggunaan cermin dan permukaan reflektif lainnya membantu menyebarkan cahaya dan memperluas perspektif visual. Padukan dengan tekstil berwarna netral atau terang untuk menyerap lebih sedikit cahaya.
Eksperimen dengan arah cahaya: lampu yang menyinari dinding atau langit-langit memberi pencahayaan lembut dan membuat langit-langit terasa lebih tinggi. Sesuaikan tata letak lampu dengan aktivitas harian agar ruangan terasa fungsional dan nyaman.
